Kelinci Percobaan Vaksin???

Sedikit perspektif tentang keengganan sebagian dari kita untuk menjadi “kelinci percobaan”. Selama ini hampir semua obat diujikan pada populasi di luar Indonesia, sehingga bisa dikatakan populasi kita under-represented. Untuk sebagian obat is fine, tapi ada beberapa obat yang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan akan menghasilkan efek yang berbeda antar populasi. Dengan terlibatnya populasi Indonesia dalam uji vaksin dan uji beberapa obat COVID (WHO Solidarity Trial), sebenarnya malah menguntungkan kita karena menggambarkan respon vaksin dan obat di populasi kita sendiri. Apalagi kita tahu bahwa mutasi virus COVID sangat bervariasi dan berbeda antar populasi.

Selain itu, teknologi vaksin yang diujikan di Indonesia pakai teknologi yang sudah biasa digunakan dalam berbagai vaksin. Sementara yang dari Moderna, Oxford, itu pakai teknologi baru yang masih sedikit aplikasinya, wajar saja mereka perlu waktu lebih lama untuk uji.

Walaupun demikian tetap diperlukan tambahan populasi yang masuk uji klinik,  saat ini masih terbatas pada populasi muda dan sehat saja.

Diposting on November 10, 2020 dalam General.
Tambahkan komentar
0 Jawaban

Jawab Anda

Dengan memposting jawaban Anda, Anda menyetujui rahasia pribadi dan persyaratan layanan.