Dijauhi tetangga karena positif COVID

Dua minggu yang lalu saya positif COVID, di rawat di RS Bekasi lalu dirujuk ke Jakarta. Alhamdulillah tidak lama dirawat, saya bisa pulang dan isoman. Lain dengan suami saya yang hingga saat ini masih dirawat di RS. Saya yakin suami ditangani oleh dokter yang baik, jadi saya ga khawatir.

Sayangnya yang bikin kepikiran adalah begitu saya isoman, saya dijauhi tetangga, anak-anak ga diajak main sama temannya, bahkan arisan pun saya dikeluarin, padahal belum dapet.

Gimana ya bisa ga dipandang buruk karena pernah positif COVID? Saya pakai masker lho kalo keluar.

Diposting on Oktober 14, 2020 dalam General.
Tambahkan komentar
3 Jawaban

Inilah yang terjadi.. Jika pemberitaan tentang covid19 tidak disertai dengan penjelasan yang gamblang.. Termasuk bagaimana di lingkungan sosial, apa yang harusnya masyrakat / tetangga sekitar lakukan…Sebagian besar berita tentang covid19 sudah tertanam di mindset masyarakat indonesia sebagai penyakit yang tak mungkin bisa sembuh.. Selalu di tanamkan mindset pesimis tentang covid19 Dari pemberitaan seperti itu dan efek lingkungan sosial yang pasti terjadi.., maka secara tidak langsung banyak yang menunjukkan gejala tapi ‘mereka’ tidak mau melapor ke rs yg menangani covid19, dan banyak yang tidak mau terbuka tentang riwayat perjalanan yang ‘mereka’ lakukan

Menjawab on November 10, 2020.
Tambahkan komentar

Sama dengan saya. Setelah di swab dan hasilnya positif, hal pertama yang dirasakan adalah kaget. Saya kebetulan juga merasakan gejala. Untuk pertama kali yang dikabarkan adalah keluarga, jadi mereka harus tahu dan memikirkan langkah apa yang akan dilanjutkan. Saya langsung isolasi di Wisma Atlet. Sayangnya muncul banyak pembicaraan tentang saya sehingga sebagian tetangga menjaga jarak dari rumah orang yang terinfeksi Covid-19. Karena lingkungan rumah ada yang belum paham dan aware tentang Covid-19 ada saja omongan itu. Jadi menurut saya harus lebih banyak lagi sosialisasi tentang Covid-19. Karena saya langsung dari tempat isolasi mandiri ke wisma atlet jadi tidak terlalu merasakan, tapi keluarga lebih menjaga jarak ke tetangga karena takut menjadi carrier (pembawa penyakit)

Menjawab on November 10, 2020.
Tambahkan komentar

Minta balik duit arisannya, kacau masa langsung dikeluarin aja. Kan bisa arisan online. Yang kaya gini nih bikin orang males periksa. Kalo positif, mesti isolasi, eh dijauhin pula

Menjawab on November 10, 2020.
Tambahkan komentar

Jawab Anda

Dengan memposting jawaban Anda, Anda menyetujui rahasia pribadi dan persyaratan layanan.